sbc24 Infrastruktur
Kabar mengenai penutupan atau pengalihan fungsi Terminal Pinang Baris di Medan memang sering menjadi perbincangan, terutama terkait rencana revitalisasi dan penataan transportasi kota.
Hingga saat ini, rencana utama pemerintah terhadap Terminal Pinang Baris adalah Revitalisasi menjadi
1. Transformasi ke Terminal Tipe A Modern
Kementerian Perhubungan berencana merombak terminal ini agar memiliki standar yang sama dengan terminal modern lainnya (seperti Terminal Amplas). Rencananya, terminal ini tidak hanya menjadi tempat naik-turun penumpang, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi.2. Konsep Mixed-Use (Penggunaan Campuran)
Terminal ini diproyeksikan untuk memiliki fasilitas tambahan, seperti: Area Komersial: Pusat perbelanjaan mini atau UMKM lokal. Ruang Publik: Fasilitas yang lebih nyaman bagi calon penumpang, termasuk ruang tunggu ber-AC dan sistem tiket elektronik (e-ticketing).
3. Integrasi Transportasi (LRT/BRT)
Pinang Baris direncanakan menjadi salah satu titik integrasi penting untuk moda transportasi masa depan di Medan, seperti:Bus Rapid Transit (BRT): Menghubungkan wilayah Binjai, Deli Serdang, dan pusat kota Medan.
Layanan Feeder: Menjadi titik kumpul angkutan kota yang lebih teratur untuk mengurangi kemacetan di jalan utama (Jl. Gatot Subroto).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar